MEMBELI
KERUDUNG
Pada malam minggu, ibu
saya meminta diantar ke pasar minggu untuk membeli baju dan perlengkapan rumah
tangga lainnya. Saya pun teringat bahwa kerudung sekolah putih saya sudah tipis
saya minta untuk dibelikan kerudung, namun ibu saya tidak mengijinkan karena
factor kerudung saya sudah banyak di lemari.
Keesokan harinya, di
pagi hari ibu saya sudah siap-siap dan meminta untuk mengantar ke pasar. Saya
meminta agar dibelikan kerudung.
“ayok
antar mamah ke pasar mau beli baju dan ialat masak.” Ibuku membujuk meminta
diantar
“Tapi
belikan kerudung?” Bujuk saya kepada ibu,
“Iya
dibelikan tapi jangan banyak-banyak, bukannya kerudung kamu di lemari banyak?.”
Tanya ibu,
“Tapi
kerudung sekolah saya yang berwarna putih hanya satu mah..” Saya mencoba
meyakinkan ibu,
“Yasudah
mamah belikan tapi syaratnya satu hari ini kamu cuci piring sampai beres?”
Tanya ibuku,
“Ya aku bersedia..”
Yakinku.
Akhirnya saya dan ibu
pun berangkat menuju pasar minggu yang bertempat di Graha Bukit Raya 3.
Sesampainya di pasar
minggu tersebut saya mengantar terlebih dahulu ibu saya ke tempat perlatan
rumah tangga, disana ibu saya ditawarkan sebuah teflon. Ibu saya pun
berbincang-bincang dengan penjual teflon tersebut.
“Bu mangga bu.. penglaris Teflon, spatula, ember, gayung
masih banyak bu ayok dipilih dipilih.” Teriak Penjual.
“Pak harga teflonnya berapa?.”Tanya Ibuku,
“Teflon yang ini Rp.60.000. bu harganya soalnya bahannya
baguss nih..” Jawab penjual,
“Jadi Rp.50.000. bias kan? Temen saya beli waktu itu
hanya Rp.50.000. di toko.“Tawar Ibuku kepada penjual.
“Rp.55.000. sajalah biar saya juga dapet untung.” Jawab
penjual.
“Yasudah saya ambil Teflon satu.”Ibuku akhirnya membeli
Teflon itu.
Saya pun meminta ibu
saya untuk melihat-lihat kerudung, akhirnya ada saya pun bertanya kepada si
penjual apakah ada kerudung yang saya iinginkan disini. Akhirnya ketemu juga
kerudungnya. Seperti biaa ibu saya menawar kerudung tersebut lagi.
“Bu
kerung yang ini berapa yah harganya?.”Tanya Ibuku,
“Ini Rp.25.000 buu bahan bagus dan tidak cepat
menipis.”Jawab Penjual,
“Bisa Rp.20.000 gak? Soalnya saya mau beli kerudungnya
dua tapi warnanya berbeda.”Tawar Ibuku,
“Yasudah bu boleh mau warna apa?” Tanya penjual,
“Hitam dan putih.Terima kasih bu.”Cakap Ibuku.
Nurul Dwi Mauliya
X MIPA 5
Tidak ada komentar:
Posting Komentar